Berita & Informasi

ANTISIPASI MACET ARUS BALIK, JADWAL MASUK SMA/SMK DAN SKh DI BANTEN JADI 12 MEI

 IMG 20211108 WA0072 747x420

 

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten memundurkan jadwal masuk SMA-SMK yang semula 9 Mei menjadi 12 Mei. Hal itu dilakukan berdasarkan kebijakan pemerintah pusat untuk mengantisipasi kemacetan arus balik Lebaran.

 

"Ini kebijakan pusat, daerah perbatasan seperti DKI, Banten, Jateng, nggak tahu yang lain ya, Pak Dirjen mengarahkan agar masukannya diundur menjadi tanggal 12 Mei, ini dimaksudkan untuk mengantisipasi padatnya arus balik," kata Kepala Dindikbud Banten, Tabrani.

 

Kebijakan itu dibuat agar tidak ada kepadatan lalu lintas yang datang ke wilayah Banten, seperti ke Kabupaten Tangerang, Tangerang Selatan, Kota Tangerang, atau wilayah lain yang memiliki banyak penduduk mudik. Jadi, menurut Tabrani, kebijakan itu diharapkan dapat mengurangi kepadatan lalu lintas karena kepulangan serentak di tanggal 8 Mei.

 

"Mudah-mudahan dengan kebijakan ini akan mengurangi kepadatan lalu lintas," ucapnya.

 

Kebijakan itu juga berlaku untuk kabupaten/kota yang mengelola tingkat pendidikan SD dan SMP. Menurut Tabrani, ia sudah memberi informasi kebijakan tersebut pada dinas terkait karena arahan dari kementerian.

 

"Semua, untuk kabupaten/kota kan Dikdas, itu sudah saya kirimkan WA arahan pusat karena mengarahkan kepada saya selaku kepala dinas," ujarnya.

 

Tabrani menegaskan bahwa kebijakan ini dibuat untuk melindungi masyarakat agar tidak terjebak kemacetan saat arus balik. Guru dan kepala sekolah diimbau tidak terlambat datang karena bisa dikenai sanksi.

 

"Ini arahan dari pemerintah pusat untuk kemaslahatan masyarakat, ini situasi yang harus direspons dan risiko yang harus dimitigasi," pungkasnya.