Berita & Informasi

Terapan UU No 23 tahun 2014, Pemprov Banten Siap Terima Limpahan 4.500 Guru

SERANG, BANTEN - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten kini mendapatkan hibah tenaga pendidik atau guru dari delapan kabupaten dan kota yang berjumlah 4.500 orang.
"Dalam implementasi UU Nomor 23 Tahun 2014 bidang pendidikan, ada sekitar 4.500 guru pegawai negeri termasuk pegawai lainnya di sekolah yang nantinya dilimpahkan kepada provinsi dari kabupaten dan kota," Kata Sekretaris Daerah (Sekda) Banten, Ranta Soeharta, Senin (07/03/2016).
Bahkan jumlah tersebut bisa menjadi berkali lipat jika ditambahkan dengan guru swasta dengan 400 ribu muridnya. Sehingga, Dinas Pendidikan (Dindik) Banten akan terus mensukseskan amanat undang-undang tersebut.

"Ini membutuhkan penataan yang benar, termasuk harus ada pemerataan dalam SDM dan sarananya. Jangan sampai nanti ada yang merasa dirugikan dengan adanya implementasi UU tersebut," terangnya.

Menurut Sekda Banten, implementasi UU Nomor 23 Tahun 2014 tersebut bukan hanya dalam bidang pendidikan saja yang dilimpahkan kewenangannya dari kabupaten/kota ke provinsi, juga termasuk perizinan pertambangan yang sebelumnya menjadi kewenangan kabupaten/kota.

"Ada tiga daerah yang memberikan kontribusi besar terhadap indeks pembangunan manusia (IPM) di Banten, terutama bidang pendidikan, yakni Kabupaten Lebak, Pandeglang, dan Kabupaten Serang. Ini juga harus menjadi perhatian khusus karena IPM Banten masih 23, termasuk soal pendidikan tadi," jelasnya.

Pihaknya mengajak delapan kabupaten/kota di Banten untuk meningkatkan koordinasi dan harmonisasi dalam implementasi UU tersebut pada tahun 2016, terutama dalam menyiapkan penyusunan anggaran bidang pendidikan untuk tahun 2017 yang harus mulai dilaksanakan.

"Kalau inventarisasi tidak baik maka akan memengaruhi penganggaran 2017. Kami terus koordinasi dengan pihak terkait. Sampai saat ini, Banten pada posisi keempat secara nasional, baik kualitas maupun kuantitas. Pelimpahan ini harus berhasil," kata Kepala Dindik Banten, Engkos Kosasih Samanhudi, Senin (07/03/2016).

Penulis: Yandhi Deslatama